General : Water Distribution System

Check blog ternyata sudah lama juga gk nilis lagi ya. setahun sudah …

Tulisan ini sebenanya ingin melanjutkan tulisan saya yang ini https://asepardianto.wordpress.com/2015/10/22/hydraulic-modeling-for-clean-water-network-pipeline/ atau bisa dibilang juga share kerjaan sih selama hampir dua tahun lebih kerja dia air hehe

Oke … sebagai informasi untuk membahas water distribution system harus paham dengan materi – materi tentang hidrolika khususnya saluran tertutup (closed channel). Tapi sebenernya gk usah paham2 yang penting mau belajar nanti juga ngerti sendiri (kayak saya)  hehe.

ini kalau di wikipedia mah nemunya ini :

water-supply-network

nah karena saya kerjanya cuma dibagian air bersih khususnya distribution system maka cuma bisa jelasin tentang jaringan sama pompa dan operasioanalnya aja ya, kalau kaya yang sewer (air limbah), water production mah belum seberapa paham … nanti kalau udah paham deh kita share2 lagi…

Saya coba kasih gambaran gini, bayangin aja satu daerah (District Meter Area) yang membutuhkan air bersih kemudian kita mengupayakan air bersih itu dengan membuat pengolahan air minum kemudian kita upayakan secara engineering supaya air bisa sampai pada daerah tersebut. jelasnya bisa dilihat dibawah ini

dma
sumber :  waterloss-reduction

bisa dilihat ada source bulk water ini bisa diasumsikan pengolahan air minumnya yang kemudian dari situ dipompakan atau secara gravitasi mengirim air ke DMA melalui inlet DMA tersebut.

Dalam suatu DMA itu biasnya terdapat beberapa data sebagai berikut :

  1. Data Jaringan ; data jaringan ini maksudnya adalah diamter pipa, janis pipa (HDPE,PVC dll), umur pipa, valve, flow meter, PRV dll
  2. Data Supply ;  data supply ini berisikan pattern supply flow dan pressure yang masuk dalam DMA , data konsumsi DMA, data %NWR DMA dll
  3. Data Operasional ; data pompa, operasional valve/boundary atau tidak dll
  4. Data Monitoring ;  biasanya data ini berisi pengukuran pressure dan/atau flow didalam DMA yang bisa digunakan untuk kalibrasi jaringan didalam DMA tsb.

Jadi sebagai kesimpulan dari saya, sebenarnya water distribution system itu lebih keupaya engineering terutama hidrolik untuk dapat melayani suatau area (DMA) mulai dari source hingga sampai kepada pelanggan.

ya mungkin gitu gambaran umumnya, nanti dilanjut lagi … 🙂

 

salam 🙂

@asepardianto

Seminar Nasional Teknik Sipil PNJ 2015

Ini adalah kali kedua saya diberikan kesempatan untuk sharing tentang ilmu yang saya punya di Seminar Nasional Teknik Sipil PNJ. Kesempatan pertama dulu tahun 2013, karena diminta untuk membuatkan format jurnal dari skripsi beliau dulu dikampus Universitas Brawijaya.

Dikesempatan kedua ini, saya berkesempatan untuk share tentang skripsi yang saya kerjakan untuk syarat kelulusan DIV Perancangan Jalan dan Jembatan. Judul skripsi : Analisis Penanganan Longsor Diversion Tunnel Waduk Jatigede Sumedang Jawa Barat. Semoga apa yang saya bagi bisa bermanfaat, khairunnas anfauhum linas..

image
Seluruh Peserta dan Pemakalah Seminar Nasional Teknik Sipil PNJ 2015

 

image
Sedang presentasi : Analisis penanganan longsor Diversion Tunnel waduk Jatigede, Sumedang Jawa Barat
image
Dua orang ganteng : kiri : saya , kanan : Bapak Sony Pramusandi, pembimbing Tugas Akhir dan Skripsi
image
Bersama Prof Wiryanto Dewobroto, mendapatkan hadiah buku dan tanda tangan langsung 🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut adalah abstract paper saya,

Paper

-asepardianto-

The first date :)

image

Perjalanan kereta pertama kami, iya kami. Aku dan Istriku tercinta @justiraas. Perjalanan ini bertujuan kemalang, setalah sebelumnya kami telah melangsungkan pernikahan pada tanggal 14 November 2015. Liburan si yang tidak mahal dan yang penting seneng, iyalah seneng kan sekarang sudah bisa berdua sama istri 🙂 hehe

Ada yang bilang si cuacanya lagi pas banget buat bulan madu gt, padahal gak tau juga si pas nya dimananya…

Sedikit cerita tentang perjalanannya yah…

Hydraulic Modeling for Clean Water Network Pipeline

Assalamu’alaikum wrwb..

Kali ini saya ingin menulis tetang pekerjaan yang saya lakukan sebagai Network Planning Engineer disalah satu perusahaan air minum. Tulisan ini bejudul “Hydraulic Modeling for Clean Water Network Pipeline” … salahkan disimak hehe 🙂

Baik, saya akan menulis bagaimana cara memodelkan secara hidrolika pembuatan water treatment process atau yang sering kita sebut dengan WTP. Dalam design ini juga hanya mengkhususkan design supply area nya saja, bukan design kapasitas produksi WTP atau proses produksi WTP. Dalam pembuatan model hidrolika ini juga dibantu dengan menggunakan software hidrolika khusus untuk analisis jaringan pipa atau saluran tertutup. Nah, software yang sering digunakan biasanya Epanet.

Pertama, data data yang diperlukan :

  1. Data rencana berapa kapasitas dari produksi untuk mensuplai,
  2. Data Demand (Existing demand, Potential demand, NRW),
  3. Data Topografi dan Demografi (Kontur, Jalan dll)
  4. Data Jaringan Pipa Existing (Panjang, Diameter, Operational Valve, dll)
  5. Data Pengukuran Titik Monitoring (Pressure & Flow)

Kedua, setelah data – data yang diinginkan terkumpul maka langkah selanjutnya adalah memulai simulasi dengan software hidrolika.

Amalan di Bulan Muharam

Assalamu’alaikum wrwb..

Alhamdulillah, sudah memasuki 1437 H. Semoga kita dapat menjadi pribadi yang semakin betaqwa kepada Allah SWT dan menjadi orang yang “khairunas anfauhum linas” 🙂

ada artikel mengenai amalan ibadah dibulan Muharam, semoga bermanfaat 🙂

Berikut adalah beberapa amalan sunnah di bulan Muharram:

Memperbanyak puasa selama bulan Muharram
Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أفضل الصيام بعد رمضان ، شهر الله المحرم

“Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim)

Dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma, beliau mengatakan:

ما رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يتحرى صيام يوم فضَّلة على غيره إلا هذا اليوم يوم عاشوراء ، وهذا الشهر – يعني شهر رمضان

“Saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memilih satu hari untuk puasa yang lebih beliau unggulkan dari pada yang lainnya kecuali puasa hari Asyura’, dan puasa bulan Ramadhan.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Puasa Asyura’ (puasa tanggal 10 Muharram)

Dari Abu Musa Al Asy’ari radliallahu ‘anhu, beliau mengatakan:

كان يوم عاشوراء تعده اليهود عيداً ، قال النبي صلى الله عليه وسلم : « فصوموه أنتم ».

Dulu hari Asyura’ dijadikan orang yahudi sebagai hari raya. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda: “Puasalah kalian.” (HR. Al Bukhari)

Dari Abu Qatadah Al Anshari radliallahu ‘anhu, beliau mengatakan:

سئل عن صوم يوم عاشوراء فقال كفارة سنة

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang puasa Asyura’, kemudian beliau menjawab: “Puasa Asyura’ menjadi penebus dosa setahun yang telah lewat.” (HR. Muslim dan Ahmad).

Dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma, beliau mengatakan:

قَدِمَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْمَدِينَةَ وَالْيَهُودُ تَصُومُ عَاشُورَاءَ فَقَالُوا هَذَا يَوْمٌ ظَهَرَ فِيهِ مُوسَى عَلَى فِرْعَوْنَ . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – لأَصْحَابِهِ «أَنْتُمْ أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْهُمْ ، فَصُومُوا».

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai di Madinah, sementara orang-orang yahudi berpuasa Asyura’. Mereka mengatakan: Ini adalah hari di mana Musa menang melawan Fir’aun. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada para sahabat: “Kalian lebih berhak terhadap Musa dari pada mereka (orang yahudi), karena itu berpuasalah.” (HR. Al Bukhari)

Keterangan:
Puasa Asyura’ merupakan kewajiban puasa pertama dalam islam, sebelum Ramadlan. Dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz radliallahu ‘anha, beliau mengatakan:

أرسل النبي صلى الله عليه وسلم غداة عاشوراء إلى قرى الأنصار : ((من أصبح مفطراً فليتم بقية يومه ، ومن أصبح صائماً فليصم)) قالت: فكنا نصومه بعد ونصوّم صبياننا ونجعل لهم اللعبة من العهن، فإذا بكى أحدهم على الطعام أعطيناه ذاك حتى يكون عند الإفطار

Suatu ketika, di pagi hari Asyura’, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus seseorang mendatangi salah satu kampung penduduk Madinah untuk menyampaikan pesan: “Siapa yang di pagi hari sudah makan maka hendaknya dia puasa sampai maghrib. Dan siapa yang sudah puasa, hendaknya dia lanjutkan puasanya.” Rubayyi’ mengatakan: Kemudian setelah itu kami puasa, dan kami mengajak anak-anak untuk berpuasa. Kami buatkan mereka mainan dari kain. Jika ada yang menangis meminta makanan, kami memberikan mainan itu. Begitu seterusnya sampai datang waktu berbuka. (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Setelah Allah wajibkan puasa Ramadlan, puasa Asyura’ menjadi puasa sunnah. A’isyah radliallahu ‘anhamengatakan:

كان يوم عاشوراء تصومه قريش في الجاهلية ،فلما قد المدينة صامه وأمر بصيامه ، فلما فرض رمضان ترك يوم عاشوراء ، فمن شاء صامه ، ومن شاء تركه

Dulu hari Asyura’ dijadikan sebagai hari berpuasa orang Quraisy di masa jahiliyah. Setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melaksanakn puasa Asyura’ dan memerintahkan sahabat untuk berpuasa. Setelah Allah wajibkan puasa Ramadlan, beliau tinggalkan hari Asyura’. Siapa yang ingin puasa Asyura’ boleh puasa, siapa yang tidak ingin puasa Asyura’ boleh tidak puasa. (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Puasa Tasu’a (puasa tanggal 9 Muharram)

Dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma, beliau menceritakan:

حين صام رسول الله صلى الله عليه وسلم يوم عاشوراء وأمر بصيامه ، قالوا : يا رسول الله ! إنه يوم تعظمه اليهود والنصارى ، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ((فإذا كان العام المقبل ، إن شاء الله ، صمنا اليوم التاسع )) . قال : فلم يأت العام المقبل حتى تُوفي رسول الله صلى الله عليه وسلم

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan puasa Asyura’ dan memerintahkan para sahabat untuk puasa. Kemudian ada sahabat yang berkata: Ya Rasulullah, sesungguhnya hari Asyura adalah hari yang diagungkan orang yahudi dan nasrani. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tahun depan, kita akan berpuasa di tanggal sembilan.” Namun, belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallamsudah diwafatkan. (HR. Al Bukhari)

Adakah anjuran puasa tanggal 11 Bulan Muharram?

Sebagian ulama berpendapat, dianjurkan melaksanakan puasa tanggal 11 Muharram, setelah puasa Asyura’. Pendapat ini berdasarkan hadis:

صوموا يوم عاشوراء وخالفوا فيه اليهود وصوموا قبله يوما أو بعده يوما

“Puasalah hari Asyura’ dan jangan sama dengan model orang yahudi. Puasalah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.” (HR. Ahmad, Al Bazzar).

Hadis ini dihasankan oleh Syaikh Ahmad Syakir. Hadis ini juga dikuatkan hadis lain, yang diriwayatkan Al-Baihaqi dalam Sunan Al-Kubra dengan lafadz:

صوموا قبله يوماً وبعده يوماً

“Puasalah sehari sebelumnya dan sehari sesudahnya.”

Dengan menggunakan kata hubung وَ (yang berarti “dan”) sementara hadis sebelumnya menggunakan kata hubung أَوْ (yang artinya “atau”).

Al-Hafidz Ibn Hajar menjelaskan status hadis di atas:
Hadis ini diriwayatkan Ahmad dan al-Baihaqi dengan sanad dhaif, karena keadaan perawi Muhammad bin Abi Laila yang lemah. Akan tetapi dia tidak sendirian. Hadis ini memiliki jalur penguat dari Shaleh bin Abi Shaleh bin Hay. (Ittihaf al-Mahrah, hadis no. 2225)
Demikian keterangan Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Munajed.

Sementara itu, ulama lain berpendapat bahwa puasa tanggal 11 tidak disyariatkan, karena hadis ini sanadnya dhaif. Sebagaimana keterangan Al Albani dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth dalam ta’liq musnad Ahmad. Hanya saja dianjurkan untuk melakukan puasa tiga hari, jika dia tidak bisa memastikan tanggal 1 Muharam, sebagai bentuk kehati-hatian.
Imam Ahmad mengatakan:

Jika awal bulan Muharram tidak jelas maka sebaiknya puasa tiga hari: (tanggal 9, 10, dan 11 Muharram), Ibnu Sirrin menjelaskan demikian. Beliau mempraktekkan hal itu agar lebih yakin untuk mendapatkan puasa tanggal 9 dan 10. (Al Mughni, 3/174. Diambil dari Al Bida’ Al Hauliyah, hal. 52).

Disamping itu, melakukan puasa 3 hari, di tanggal 9, 10, dan 11 Muharram, masuk dalam cakupan hadis yang menganjurkan untuk memperbanyak puasa selama di bulan Muharram. Sebagaimana yang dinyatakan dalam hadis dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim)

Ibnul Qayim menjelaskan bahwa puasa terkait hari Asyura ada tiga tingkatan:

  1. Tingkatan paling sempurna, puasa tiga hari. Sehari sebelum Asyura, hari Asyura, dan sehari setelahnya.
  2. Tingkatan kedua, puasa tanggal 9 dan tanggal 10 Muharram. Ini berdasarkan banyak hadis.
  3. Tingkatan ketiga, puasa tanggal 10 saja.

(Zadul Ma’ad, 2/72)

Bolehkah puasa tanggal 10 saja?

Sebagian ulama berpendapat, puasa tanggal 10 saja hukumnya makruh. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berencana untuk puasa tanggal 9, di tahun berikutnya, dengan tujuan menyelisihi model puasa orang yahudi. Ini merupakan pendapat Syaikh Ibn Baz rahimahullah.

Sementara itu, ulama yang lain berpendapat bahwa melakukan puasa tanggal 10 saja tidak makruh. Akan tetapi yang lebih baik, diiringi dengan puasa sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya, dalam rangka melaksanakan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalam majmu’ fatawa, Syaikh Ibnu Utsaimin pernah ditanya:
Bolehkah puasa tanggal 10 Muharam saja, tanpa puasa sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya. Mengingat ada sebagian orang yang mengatakan bahwa hukum makruh untuk puasa tanggal 10 muharram telah hilang, disebabkan pada saat ini, orang yahudi dan nasrani tidak lagi melakukan puasa tanggal 10.
Beliau menjawab:
Makruhnya puasa pada tanggal 10 saja, bukanlah pendapat yang disepakati para ulama. Diantara mereka ada yang berpendapat tidak makruh melakukan puasa tanggal 10 saja, namun sebaiknya dia berpuasa sehari sebelumnya atau sehari setelahnya. Dan puasa tanggal 9 lebih baik dari pada puasa tanggal 11. Maksudnya, yang lebih baik, dia berpuasa sehari sebelumnya, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Jika saya masih hidup tahun depan, saya akan puasa tanggal sembilan (muharram).” maksud beliau adalah puasa tanggal 9 dan 10 muharram….. Pendapat yang lebih kuat, melaksanakan puasa tanggal 10 saja hukumnya tidak makruh. Akan tetapi yang lebih baik adalah diiringi puasa sehari sebelumnya atau sehari setelahnya. (Majmu’ Fatawa Ibn Utsaimin, 20/42)

sumber : http://www.konsultasisyariah.com/amalan-di-bulan-muharram/

-asep ardianto-

Logo Resmi Rayyan Construction

Assalamu’alaikum wrwb.

12122511_772992402826157_7400175437649529332_n
Logo Resmi Rayyan Construction

Merilis logo resmi Rayyan Construction 🙂
Sahabat konstruksi Indonesia, Alhamdulillah semoga logo ini dapat merepresentasikan simbol proyek keberlanjutan dan syariah sesuai denga 5 pilar kerja kami:
1. Keberlanjutan
2. Inovasi
3. Keseimbangan
4. Kolaborasi
5. Syar’i

dikutip dari fanpage resmi rayyan construction : www.facebook.com/rayyanconstruction

-asep ardianto-